Sabtu, 01 April 2017

Judul Buku : Kultur Jaringan : Cara Memperbanyak Tanaman Secara Efisien
Penulis : Ir. Yusnita, MSc
Penerbit : PT Agromedia Pustaka
Cetakan : Kedua, September 2014
Hal : vi + 105 hlm
ISBN : 979-3357-47-9

Buku berjudul Kultur Jaringan : Cara Memperbanyak Tanaman Secara Efisien ini dapat ditemukan di perpustakaan SMP Negeri 2 Pengadegan Purbalingga. Buku ini berisi tentang pengetahuan dasar teori dan praktik kultur jaringan. Buku ini diawali dengan pengenalan tentang sejarah perkembangan kultur jaringan dan aplikasinya untuk perbanyakan tanaman. Selanjutnya, dibahas beberapa aspek teoritis dan praktis tentang prinsip dasar pembiakan in vitro, cara mendesain laboratorium, teknik menyiapkan eksplan dan membuat media kultur.

Secara lengkap, buku ini terdiri dari 6 bagian yaitu :
Satu : Teknik Kultur Jaringan untuk Perbanyakan Tanaman
A. Perkembangan Kultur Jaringan
B. Kelebihan dan Kelemahan Teknik Kultur Jaringan
C. Komersialisasi Perbanyakan Tanaman dengan Kultur Jaringan

Dua : Prinsip Dasar Kultur Jaringan Tanaman
A. Prinsip Dasar
B. Tahap Kultur Jaringan

Tiga : Mendesain Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman
A. Memilih Lokasi Laboratorium
B. Mendesain Laboratorium
C. Memilih Peralatan Laboratorium

Empat : Menyiapkan Eksplan
A. Memilih Eksplan
B. Sterilisasi Eksplan
C. Cara Mengatasi Kontaminasi yang Persisten

Lima : Media Kultur
A. Komponen Media
B. Cara Membuat Media

Enam : Faktor Penentu Keberhasilan Kultur Jaringan
A. Faktor yang Berpengaruh terhadap Perbanyakan Tunas
B. Faktor yang Berpengaruh terhadap Pengakaran Tunas dan Aklimatisasi Plantlet

Dibandingkan dengan perbanyakan tanaman secara konvensional, perbanyakan tanaman secara kultur jaringan mempunyai beberapa kelebihan sebagai berikut (hal. 8).

  1. Untuk memperbanyak tanaman tertentu yang sulit atau sangat lambat diperbanyak secara konvensional.
  2. Perbanyakan tanaman secara kultur jaringan tidak memerlukan tempat yang luas.
  3. Teknik perbanyakan tanaman secara kultur jaringan dapat dilakukan sepanjang tahun tanpa tergantung musim.
  4. Bibit yang dihasilkan lebih sehat.
  5. Memungkinkan dilakukannya manipulasi genetik.
Meskipun demikian, teknik kultur jaringan ini juga memiliki kekurangan sebagai berikut.
  1. Dibutuhkan biaya awal yang relatif tinggi untuk laboratorium dan bahan kimia.
  2. Dibutuhkan keahlian khusus untuk melaksanakannya.
  3. Tanaman yang dihasilkan berukuran kecil, aseptik, dan terbiasa hidup di tempat yang berkelembapan tinggi sehingga memerlukan aklimatisasi ke lingkungan eksternal.
Untuk mengetahui seluk beluk mengenai teknik kultur jaringan ini silakan baca buku Kultur Jaringan : Cara Memperbanyak Tanaman Secara Efisien yang terdapat di perpustakaan SMP Negeri 2 Pengadegan Purbalingga. 

Selamat membaca.

0 komentar:

Posting Komentar