Rabu, 03 Juni 2015

Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Sambutan Kepala SMP N 2 Pengadegan (Sri Sulastri, S.Pd)

Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2015/2016 SMP Negeri 2 Pengadegan diawali dengan kegiatan Pengadegan Goes to School (25/4/2015) yang diikuti oleh siswa kelas VI SD/MI di wilayah Pengadegan dan sekitarnya.

Kegiatan Pengadegan Goes to School ini bertujuan untuk :
1. meningkatkan kemampuan kognitif siswa SD/MI
2. meningkatkan kemampuan kompetitif antar siswa SD/MI
3. melatih siswa SD/MI berpikir kritis dalam penguasaan Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia
4. menjaring siswa berprestasi

Tema kegiatan Pengadegan Goes to School tahun 2015 ini adalah "AKU DATANG AKU BISA". Dengan kegiatan ini diharapkan akan mampu meningkatkan motivasi semua pihak, khususnya bagi peserta agar memiliki keyakinan yang lebih kuat dalam mencapai cita-cita yang diharapkan tanpa kenal menyerah.

Tercatat ada 180 siswa SD/MI yang mengikuti kegiatan Pengadegan Goes to School 2015 ini, yaitu dari SD Negeri 1 Bedagas, SD Negeri 2 Bedagas, SD Negeri 3 Bedagas, SD Negeri 1 Panunggalan, SD Neger1 2 Larangan, SD N 1 Wlahar, MI Maarif Danakerta dan MI Muhammadiyah Panunggalan. Untuk tahun mendatang, diharapkan partisipasi dari sekolah-sekolah lain, seperti wilayah Tumanggal maupun SD/MI wilayah Pengadegan kecamatan.

Kegiatan Pengadegan Goes to School ini meliputi :
- Try Out Bersama Ujian Sekolah SD/MI
- Pameran produk laboratorium IPA
- Pameran produk laboratorium Komputer
- Pameran pembuatan batik dan ruang ketrampilan (seni budaya)
- Stand olahraga : takraw dan memasukkan bola

Peserta Pengadegan Goes to School 2015 yang mendapatkan peringkat 1, 2, dan 3 Try Out Bersama Ujian Sekolah SD/MI adalah sebagai berikut :
Hanum Tifani dari SD N 1 Wlahar Rembang sebagai juara 1
Muhammad Fuad A dari SD N 1 Bedagas sebagai juara 2
Audra Maesa Ayu dari SD N 1 Bedagas sebagai juara 3
Selamat kepada para juara.

Berikut foro-foto kegiatan Pengadegan Goes to School tahun 2015
Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Peserta Pengadegan Goes to School 2015
Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Mengerjakan Soal-Soal Try Out Bersama Ujian Sekolah 
Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Proses Pembuatan Batik
Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Mencoba Lifter Hidrolik


Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Membuat berbagai hiasan

Pengadegan Goes to School - SMP Negeri 2 Pengadegan
Foto Para Juara






Minggu, 12 Agustus 2012

Inovasi Kepala SMP Negeri 2 Pengadegan


Bapak Fachrudin
Pelatihan Komputer bagi Guru dan Karyawan

Bapak Fachrudin, selaku kepala sekolah yang berakhir masa jabatannya pada bulan Januari 2012, telah mewariskan berbagai pemikirannya dalam memajukan sekolah.
Menemukan/mencari gagasan baru
1. Mendorong guru untuk berkembang dengan mengikuti berbagai lomba/kompetisi maupun workshop
Guru-guru di lingkungan SMP Negeri 2 Pengadegan didorong untuk mengikuti berbagai lomba dari tingkat kabupaten, propinsi maupun tingkat nasional.
Dalam kegiatan memperingati Hardiknas tahun 2011, sekolah memberangkatkan timnya untuk mengikuti berbagai lomba di kabupaten. Lomba yang diikuti meliputi : LCC, menyanyi trio, cipta baca puisi, dan penulisan karya ilmiah.
Dari berbagai lomba yang diikuti, penulisan karya ilmiah mendapatkan peringkat 2. Suatu prestasi yang cukup membanggakan.
Dalam lomba pembuatan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) di BPTIKP Jawa Tengah, dua guru  juga ikut berpartisipasi. Demikian dalam lomba blog guru, MPI yang diselenggarakan oleh LPMP Jawa Tengah maupun Microsoft.

2. Melakukan berbagai IHT dengan mengoptimalkan kemampuan sumber daya yang ada
Berbagai kegiatan Inhouse Training juga dilaksanakan untuk mengasah ketrampilan guru dan karyawan, khususnya di bidang teknologi komputer. IHT yang sudah dilaksanakan meliputi penggunaan Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Powerpoint.


Melakukan Pembaharuan di sekolah
1. Bidang KBK /BK
Kurikulum yang diterapkan mempunyai beban jam  jam pelajaran menjadi 39 jam perminggu. Hal ini melebihi ketentuan dari beban jam belajar normal. Tetapi hal ini mempertimbangkan aspek kebutuhan siswa yang membutuhkan tambahan jam pelajaran, khusunya untuk mapel  ujian nasional (UN).

Selain itu di sekolah sudah dilengkapi dengan adanya ruang multimedia.Di dalam ruang multimedia dilengkapi dengan LCD, sound system dan tertutup. Guru-guru yang sudah memanfaatkan, diantaranya untuk mata pelajaran matematika, IPA, bahasa Inggris dan PKn.

2. Pengadaan/Pembinaan guru/karyawan
a. Memberi kenyamanan pada setiap guru dan karyawan
Kepala sekolah memberikan kenyamanan pada seluruh guru dan karyawan untuk berinovasi. Sikap tidak membuat jarak dan terbuka menjadi kunci hubungan yang harmonis antara kepala sekolah dengan guru dan karyawan.
b. Pemberian teguran secara santun
Guru dan karyawan yang melakukan kesalahan akan  ditegur dengan cara sebisa mungkin tidak menyakitkan, misalnya tidak di hadapan umum dan tanpa menyebutkan nama.

3. Kegiatan ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler pun tidak lepas dari interaksi langsung kepala sekolah dengan memantau langsung kegiatan tersebut. Di samping itu, untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler juga melibatkan pihak luar untuk mengisi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah

4. Penggalian sumber daya/sumber dana

a. Pengadaan sarana multimedia (LCD, sounsystem)
b. Pengadaan tempat cuci tangan
c. Pengadaan tempat duduk untuk bersantai
d. Memanfaatkan sekolah sebagai tempat ibadah masyarakat (sholat id, tarawih)